Bawaslu Sulut Putuskan Laporan Paslon JaDi-Jo Tidak Terbukti

KOTAMOBAGU, MA.- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara memutuskan laporan dugaan money politik terstruktur, sistematis dan masif (TSM) yang dilaporkan Pasangan Calon Drs Jainuddin Dampolii – Suharjo Makalalag (JaDi-Jo) tidak memenuhi unsur dan tidak terbukti.

Putusan tersebut disampaikan majelis sidang yang dipimpin Ketua Bawaslu Sulawesi Utara Herwin Malonda didamping oleh Kenly Poluang dan Mustarin Humagi, dihadapan peserta sidang. dalam sidang putusan yang digelar di Manado. Selasa (10/7/2018)

Ketua Komisioner Bawaslu Sulut Herwin Malonda saat membacakan keterangan saksi, serta pendapat ahli yang menyatakan apa yang dilaporkan tersebut tidak terbukti. Dengan demikian, Bawaslu berkesimpulan bahwa laporan dugaan money politik tersutruktur sitematis dan masif (TSM) yang dilaporkan pasangan Drs Jainudin Dampolii – Suharjo Makalalag, majelis berpendapat permohonan pemohon tidak dapat diterima dikarenakan pemohon tidak dapat membuktikan keterpenuhan dan / atau keabsahan laporan tersebut.

Dalam putusan ini Bawaslu Sulawesi Utara menyampaikan terlapor 1 sampai 19, serta pihak terkait Ir Hj Tatong Bara – Nayodo Koerniawan tidak secara sah  meyakinkan melakukan perbuatan pernyataan menjanjikan uang dan materi lainnya, secara terstruktur sistematis dan masif di Pilkada Kotamobagu 2018.

Baca juga:   Walikota Kotamobagu Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Pembangunan

Sidang putusan Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara atas dugaan maoney politik terstruktur sistematis dan masif ini, berakhir pada pukul 21:35 Wita dengan situasi aman dibawah pengamanan pihak Kepolisian. (*).

Bagikan berita ini!

avatar
  Subscribe  
Notify of