2 Tersangka Kasus Korupsi Pemecah Ombak Minut Hanya Kembalikan Rp. 325 Juta Dari 8,8 Milyar Kerugian Negara

Inewscrime.com – MANADO, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) menerima pengembalian kerugian keuangan negara dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pemecah ombak/penimbunan pantai di desa Likupang II pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Utara tahun anggaran 2016.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulut, Yoni E. Mallaka mengungkapkan

Pengembalian dilakukan dua tersangka dr. Rosa M. Tidajoh. “Benar pada Kamis (25/1/2018) ada pengembalian uang kerugian negara dari dua tersangka, masing-masing dari dr. Rosa M. Tidajoh (RT) sebesar Rp. 100.000.000,- dan Robby Maukar (RM) sebesar Rp. 225.000.000. Uang ini merupakan jumlah fee yang diterima/pengembalian kekurangan fisik pekerjaan,” jelas Mallaka, Senin (29/1/2018).

Jika berdasarkan penghitungan ahli BPKP ditemukan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 8,8 Miliar, terangnya.

Beberapa waktu lalu, Kejati Sulut telah menetapkan dan menahan 3 orang tersangka antara lain RT yang menjabat Kepala BPBD Minut sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), SHS sebagai PPK, dan RM selaku direktur  PT. MMM. “Berdasarkan hasil pengembangan penyidikan tidak menutup kemungkinan akan ditetapkan pihak lain sebagai tersangka baru dalam perkara ini,” kunci Mallaka.

vote
Article Rating
Baca juga:   Polres Tomohon : Sosialisasi Mencegah Kecelakaan Pada Anak Usia Sekolah

Bagikan berita ini!

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments