BPD HIPMI Sulut Minta Pemerintah Kaji Kembali Tambahan Libur 3 Hari

Elia Nelson Kumaat Ketua BPD HIPMI Sulawesi Utara.
 
INC,Jakarta – Inisiatif pemerintah untuk menambah libur tiga di hari di kritisi oleh BPD HIPMI Sulawesi Utara.
Lewat Ketua UmumNya Elia Nelson Kumaat meminta agar pemerintah kembali mengkaji kembali penambahan cuti lebaran sebanyak tiga hari pada 2018 ini. Menurutnya kebijakan tersebut punya dampaknya kurang menguntungkan untuk dunia usaha.
“Dengan bertambahnya libur akan berdampak pada dunia usaha,sehingga tolong ditinjau kembali penambahan waktu libur tersebut,” ujar putra Ketua DPD I Hanura Sulut Jackson.AW. Kumaat ini.
Dirinya pun memberi contoh keluarga yang menggunakan Asisten Rumah Tangga akan mengeluarkan biaya ekstra jika Asisten Rumah Tangga tersebut menambah libur.
Senada dengan Ketum BPP HIPMI Bahlil Lahadalia mengatakan, jika masa cuti diperpanjang, maka pabrik terpaksa berhenti beroperasi lebih lama. Pelabuhan juga tidak beroperasi. Padahal, perusahaan sudah memiliki komitmen pengiriman barang.
“Ini berat buat pengusaha. Hipmi minta kembalikan saja aturan cuti bersama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tidak perlu ada tambahan libur,” ujarnya, seperti yang dikutip dari Republika.co.id, beberapa waktu yang lalu.
Bahlil juga tak setuju jika tambahan cuti bersama bersifat pilihan bagi perusahaan. Sebab, meski tak wajib, ia menilai hal itu membuka peluang bagi karyawan untuk meminta tambahan libur.
“Pemerintah tak perlu memberikan tambahan cuti. Tapi kalau ada perusahaan yang mengizinkan libur lebih lama, itu kebijakan perusahaan,” pungkasnya. (***/INC01)

Bagikan berita ini!

Baca juga:   Paputungan Heboh!!!! Di Sambangi Tim Bersahaja