1 Jenazah diduga pasien PDP, Dimakamkan dengan Protokol COVID-19.

1 Jenazah diduga pasien PDP, Dimakamkan dengan Protokol COVID-19

Amurang, Manadoaktual.Com – Tim Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Minahasa Selatan pada Selasa (28/04/2020), melaksanakan pemakaman satu jenazah status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di desa Wanga Amongena, Kecamatan Motoling Timur.

Prosesi pemakaman dilakukan sesuai protokol Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wanga Amongena, dengan pengawalan ketat aparat TNI/Polri.

Dan dalam Pemakaman ini melibatkan seluruh unsur Gugus Tugas Covid-19 terdiri dari petugas medis, TNI/Polri, tim relawan Sat Pol PP, serta Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan Pemerintah Desa Wanga Amongena.

Jenazah bersatus PDP yang dimakamkan ini merupakan seorang perempuan berinisial IP (22), warga Desa Wanga Amongena. Diketahui, almarhumah sempat menjalani perawatan medis operasi usus di RSUP Prof. Kandouw Manado.

“Kami atas nama Polres Minsel menyatakan turut berdukacita atas kepergian almarhumah menghadap Sang Pencipta, Pemilik Kehidupan, Tuhan Yang Maha Esa. Kita selaku manusia hanya bisa berupaya dan berpasrah pada kehendak Tuhan,” ujar Kapolres Minsel AKBP Bangun Widi Septo, SIK, yang turut hadir dalam kegiatan pemakaman ini.

Baca juga:   Seorang Pria Warga Desa Tondei, Tega Cabuli Ponakannya Sendiri

Kapolres Minsel juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah Desa Wanga Amongena atas peran aktif sehingga kegiatan pemakaman ini dapat terlaksana dengan aman dan lancar.

“Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada segenap elemen masyarakat Kecamatan Motoling Timur, khususnya Desa Wanga Amongena, yang telah bersama-sama berperan aktif sehingga proses pemakaman dapat berlangsung aman, lancar dan kondusif,”ucap Kapolres.

Diingatkan juga kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 atau Virus Corona.

“Ikuti protokol keamanan pencegahan Covid-19 sebagaimana yang telah dianjurkan pemerintah seperti mencuci tangan dengan sabun, pakai masker, menghindari kerumunan banyak orang dan sebisa mungkin tinggal di rumah saja,” imbau Kapolres.

Ditempat yang sama juga selaku Hukum Tua Desa Wanga Amongena Amongena Santi Seroan, kepada sejumlah media, mengatakan bahwa, menurut pihak rumah sakit yang bersangkutan merupakan pasien PDP. Namun menurut Dia, pasien tersebut tidak ada perjalanan keluar atau kontak dengan pasien positif lainnya.

“Korban tidak ada perjalan keluar, dia hanya diam di kampung, korban pernah menjalani operasi usus buntu beberapa waktu lalu, saat pulang ke rumah merasakan sakit di bagian perut, dan kembali dilarikan ke rumah sakit namun yang bersangkutan akhirnya meninggal dunia,” jelasnya

Baca juga:   DPRD Sulut Paripurnakan Pemandangan Umum Faksi -fraksi  tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017 dan Ranperda Perubahan Peraturan Daerah Sulut

(Sel)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments